Postingan

Kenapa "Si Mbak"?

hallo apa kabar? Kemarin udah bahas soal "perempuan", yang nggak lain adalah saya sendiri. Nah, sekarang kita geser sedikit bahas ke sisi lain dari saya juga si "Mbak"(maaf ya malah baru bahas sekarang ). Kenapa sih kok namanya harus "si Mbak"? Ya... karena emang panggilan itu yang paling sering nempel di kuping saya sejak kecil. Saya terhitung anak tertua   di keluarga besar karna bapak saya anak pertama, jadi otomatis lebih sering dipanggil "Mbak" daripada “Dek” atau yang lainnya. Bukan buat lucu-lucuan, tapi ini fakta. Dari kecil sampe sekarang, label “mbak” itu udah kayak identitas yang nggak bisa dilepas gitu aja. Tema besar dari blog ini sebenernya ngangkat soal pemikiran-pemikiran saya sebagai "Mbak", sebagai seorang perempuan. Tapi nggak melulu soal diri saya aja, kadang juga bakal ngebahas perempuan dari berbagai sisi, dari sudut pandang yang mungkin nggak selalu sama, tapi tetep punya benang merah yang kuat: perempuan dan ...

"If life is a movie, then you're the best part"

saya seorang perempuan (what I have done)

Hidup sebagai seorang perempuan